Tuesday, April 16, 2013

Muhasabah Petang.


بسم الله الرحمن الرحيم 


Setelah selesai menunaikan solat fardhu Asar
Hati yang sayu memandang ke luar tingkap
Pemandangan yang menembusi tingkap hanyalah 
pokok durian dan sukun di kebun sebelah
Dengan cahaya matahari petang yang memancar.
Hebat ciptaan Allah.
Dari pokok itulah kita dapat terus hidup
Dan dari matahari itulah pokok terus menjalani hidupnya dan meneruskan tanggungjawabnya membekalkan Oxygen kepada kita.
Allahuakbar.
Besar jasa pokok & matahari tu ye.

Tiba-tiba hati tertanya.
Aku?
Bergunakah kepada alam? Manusia?


Andai saat ini Allah menyeru aku pulang kepadaNya,
Apakah cukup amalanku untuk dibawa kepadaNya?
Adakah pengampunanku kepada Allah dimakbulkan?
Adakah solat ku, ibadahku diterima?


Apakah aku sudah cukup berjasa kepada Islam?
Setiap perbuatan yang aku lakukan, adakah semata-mata hanya kerana Allah, atau hanya kerana manusia?
20 tahun aku menuntut ilmu, kerana apa?


Apa yang berlaku kepada orang yang aku sayang?
Adakah aku akan menjadi penyebab mereka ke neraka?
Adakah mereka akan menolongku ke syurga?
Adakah mereka langsung tidak mempedulikan aku?

Adakah bekalan yang berterusan untuk aku di sana?

Dari Abu Hurairah r.a. bahawa Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: "Apabila seorang manusia mati, putuslah (tulisan pahala) amalan (setakat itu) Kecuali tiga perkara (yang akan berlanjutan tulisan pahalanya) iaitu sedekah jariah atau ilmu memberi kepada yang faedah orang lain atau anak yang soleh yang berdoa untuknya."

amalan yang tidak putus pahalanya,

sedekah jariah,
banyak mana je harta yang aku infakkan ke jalan Allah?
qouted by my friend ; "dalam harta kita ni, ada hak orang lain jugak"
adakah aku telah menunaikan hak tersebut?

ilmu yang memberi faedah,
berapa banyak je ilmu yang yang bermanfaat aku beri kepada manusia lain?
Lagi2 diri ini bukan seorang guru atau pendidik officially.

doa anak yang soleh,
anak pun takde lagi.
persoalannya, dah cukup ke aku ni menjadi insan yang soleh untuk didik anak2 menjadi insan yang soleh?


Allahu
Ada tak manusia nak mendoakan aku yang hina ni?
Ada mungkin
Mendoakan ketika hari kematian ku.
Selepas itu?
Hanyalah sendirian bersama amalku.

-----------------------


Allahu Allah.
Jadikanlah pengakhiran kami dari kalangan hambaMu yang soleh.
Hidupkan lah kami & matikanlah kami dalam iman.

Untuk sahabat,
Andai esok bukan lagi milikku,
Maafkanlah aku....




T__T

Dr.HumairaMahpa

Tuesday, April 9, 2013

Wanita.

بسم الله الرحمن الرحيم 

In the name of Allah, The Most Gracious and The Most Merciful.

*intro intro*
*ehem ehem*

"Wanita hiasan dunia
Seindah hiasan adalah wanita solehah
Yang akan membahagiakan
Syurga dalam rumahtangga"

-intro macam lari topik-


To all kaum hawa, wanita, muslimah, nisa' sekalian.
Setiap kali musim semangat2 palestin, gaza, syria dan lain2.
(shouldn't be a season issues actually =/ )
Timbul di lubuk hati ni,
(tak tahu lah kalau saya sorang je yang rasa kot)
Aku ingin bersama mereka,
Aku ingin berjuang bersama mereka,
Aku ingin menegakkan panji Islam di muka bumi Mu bersama mereka,
Ya, aku ingin ke sana.

Tapi
Tapi
Tapi

Lihatlah mereka di sana,
Semuanya lelaki, muslimin,
Mereka semua rijaL.



:'(
*hati yang sedih*

---------------

Suatu hari aku dapat jawapannya.

Ya,
jawapan itu ada pada mereka,
jawapan itu ada pada rijal tersebut,
jawapan itu ada pada para mujahid.



Mereka yang gagah, kuat, berani lagi teguh keimanannya.
Maka siapa di belakang mereka?
Siapa yang mendidik mereka?
Siapa yang melahirkan mereka?

Kalau bukan IBU mereka.

Ibu mereka.

Wanita bukan.
:)

-hati tersenyum-

Yes,
aku wanita
perlu didik diri
untuk mendidik para mujahid
agar mereka mampu menegakkan panji-panji Islam di muka bumi.



in shaa Allah.

---------------------

"Jangan disangka tangan yang lembut menghayun buaian tidak bisa menggegar dunia."

"Didik wanita bererti mendidik generasi."


"Mana mungkin lahirnya bayangan yang lurus elok
Jika datangnya dari kayu yang bengkok
Begitulah peribadi yang dibentuk

Didiklah wanita dengan keimanan 
Bukannya harta ataupun pujian
Kelak tidak derita berharap pada yang binasa"

Dehearty-Wanita

"What occupies the mind of younger generations will determine the future."




So, this is our task.

Wallahu'alam.


Dr.HumairaMahpa

Saturday, March 30, 2013

Awak.

بسم الله الرحمن الرحيم

 Awak, Kita Ini Bercintakah?


Awak,

Kita tidak berpegangan tangan seperti mereka,

melafaz kata cinta berbalas-balasan,

bahkan sering ada jarak antara kita,

dan wujud pelbagai batasan,

Kita ini bercintakah?

Awak,
Kita ini tidak sering berhubungan,
tiada bicara manis,
dan masing-masing sibuk dengan diri untuk dipersiapkan.

Kita ini bercintakah?

--------------------------------------------

Ya,
Kita ini bercinta,
cuma bukan dengan definisi mereka.
Tetapi dengan definisiNya.

Belum waktunya untuk melangkaui batas yang ada,
sekarang adalah masa untuk mempersiapkan diri kita.
Manis hubungan bukan pada pegangan tangan,
juga bukan pada bicara kata,
tetapi dengan hubungan kita terhadap Tuhan,
dan sejauh mana kita menjaga pasangan dari neraka.

Nanti bila bersama,
kita bukanlah keluarga biasa,
bahkan pasangan yang siap untuk menembus syurgaNya.

Awak,
bukankah itu adalah cinta?

-Hilal Asyraf-

***

I have never held your hands so far,
or looked into your eyes to say how beautiful you are,
We have never gone out together
we rarely exchange love letters together.

The only means of communication between us is 
through text messages, social media and a couple of phone calls,
when I tweet, you retweet,
when I post a status on facebook, you like,
but should it be just like that?
Love and affection should be more than that.

We are in a relationship
but why do I feel like everything between us is restricted?
It feels like I’m losing you.

I can’t see you unless there’s company from a third party,
I can’t have dinner with you unless there’s intervention from our families.

Exist such distance between our hearts,
and barriers since the very start.
Our separation sometimes makes me scared,
but why, why did you keep on reminding me
“Let us get ourselves prepared”.

I don’t know, I don’t know,
I’m doubtful, are we in love?
Are we really, really in love?

--------------------------------------------
Yes I know I’m wrong,
I was just carried away,
seeing all the couples out there,
at the park, at the restaurant, at the movie theater,
caressing each other,
hugging and kissing like no other,
man! That is romantic!
Seeing all at that, 
makes me deprived of my love story,

I’ve always wanted an ideal love story like in the movies,
but I need to stop and let it go,
Because after every rainfall must come a rainbow.

I got to be patient,
the sweetness of happiness is always best tasted after we are tested,
this is not what Allah wants,
this not what the prophet wants,
this is not what we want.

Yes, you are right,
we are deeply in love,
not in their assumption,
but in His definition.

Neither holding our hands,
nor filling up our desired demands,
have defined a loving relationship,
but declared that bond as an abandoned ship!

Allah says that:

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Say, [O Muhammad], "If you should love Allah , then follow me, [so] Allah will love you and forgive you your sins. And Allah is Forgiving and Merciful" (Ali-Imran: 31).

Following the prophet is what we should do,
never ever give in to the feelings that aren’t true.

This is not our time to go beyond the boundaries,
but it’s time for us to be equipped with all the needed “expertise”,
we got to master a wide range of skills,
financial management, anger management,
Children’s education, automotive skills, 
Cooking skills, house-keeping skills,
without these we are killed.

True love is how we center all our love towards the Almighty,
and prevent ourselves from entering that fiery place of severity.

In time, we will be united finally,
and we aspire to build an extraordinary family,
with amazing children who will become leaders of the community, 
the leaders of the Ummah.

That destiny starts before we are married,
I cannot imagine us making sins before the day we are united, 
that will defeat the purpose of Baitul Muslim, Baitul Jihad, Baitul Dakwah,
as marriage is all about attaining Barakah from Allah!

Love is everything that brings you closer to Allah,
and whatever brings you further from Allah is not love.

I’m looking forward for that day,
our union,
our synergy as one.
You will be my princess,
I’ll be your prince.

Baby,
we are in love.
You are my love.


-Ameen Misran of Langit Ilahi-

Thursday, March 21, 2013

Wishing list for 5 years.


In the name of Allah, The Most Gracious and The Most Merciful.

# Ablaze Red Pearl 2 Suzuki Swift 



# DSLR 650D






# KAHWIN ! 
Yang ni lagi cepat lagi bagus. 
Please do your own sound effects *krik.krik.krik*

# A doctor :D
Muslim Doctor
Could contribute to society, especially Muslim society.

# And of course I want to be a better muslimah.
Better than today.
Dakwah & Tarbiyah.



I should get all this within 5 years.
In shaa Allah
But the effort to achieve all this must start from now !

You want to get married, prepared from now.

To be a good doctor I must study hard and smart.
Enjoy my study life and love it :)
Because once you be a doctor.
The most busy life time ever.
T,T
So, get ready for it !
Be a professional doctor.

Jika ada umur yang panjang, rezeki & jodoh.
May Allah ease and bless all my way towards Him.
Amiinn.

Ps: The priority should start from the bottom. :D 

*Ok, dah. Study!*


Dr.HumairaMahpa

Friday, March 15, 2013

Yang Aku Nanti.

بسم الله الرحمن الرحيم

Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani.



Dear my love,
Family and Friends.

Tolonglah aku,
Tegurlah aku,
Nasihatilah diri ku,
Ajarilah aku,
Andai terzahir khilaf ku,
Andai ku lari dari landasan yang satu,
Andai hala tujuku kelabu,
Andai tersilap langkahku.

Kau pimpinlah aku,
Tuntunilah aku,
Dalam menggapai redha Tuhan mu,
Jangan sekali kau lepaskan aku dari genggamanmu.

Kau sedarkanlah diri ini,
Ketika aku terleka dalam duniawi.

Jangan biar aku terus begini.

Jangan kau hirau rajukku yang seketika,
Dek kerana teguran mu yang buatku terluka.

Kerna,
Ku tak sanggup menjadi penyebab kau ke neraka.

Kerna,
Hanya satu impianku,
Kita bersama menggapai Syurga-Nya.

Hanya itu yang ku nantikan.
Hanya itu yang ku impikan.
Hanya itu yang ku doakan.



ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺃَﺳْﺄَﻟُﻚَ ﺣُﺒَّﻚَ، ﻭَﺣُﺐَّ ﻣَﻦْ ﻳُﺤِﺒُّﻚَ، ﻭَﺣُﺐَّ ﻋَﻤَﻞٍ ﻳُﻘَﺮِّﺑُﻨِﻲْ
ﺇِﻟَﻰ ﺣُﺒِّﻚَ




dr.humairamahpa

Wednesday, February 13, 2013

First year. First Sem. Result.

بسم الله الرحمن الرحيم 

Post ini ditujukan kepada yang sedang frust menonggeng sebab result dah keluar.
*ceh, padahal untuk diri sendiri*
orang baru sem satu, first year pulak tu. 
mestilah semua hebat2 belaka. 
score mantap habis beb.

Alhamdulillah.

Result dah keluar.
:D

dan my result.
emmm emmm emmm
tak payah cakap lah.
nak tahu tanya sendiri

But,

I will make it the worst result ever!!

blurr habis
 please humaira.
remember impian ummi dan abah.
ingat cita-cita anda.
jangan hampakan diri sendiri dan orang yang sayangkan anda.

Kalau kau putus asa, 
Boleh ke kau menyumbang pada Islam?
Kalau umat Islam putus asa,
Boleh ke Islam tertegak kat muka bumi ni?



Kuatkan diri.
Jangan hilang pergantungan pada Allah.
Masa susah ataupun senang.
Kuatkan hati
Tabahkan diri
Bina strategi.

Usaha usaha usaha lagi.
Time management, Time management and Time management.

Allah Allah dan Allah.
Tiada yang memberi kekuatan selain Dia.

:)

Last but not least ;
"Umat Islam harus cemerlang 
Hari ini mesti lebih baik dari semalam
Jangan buang masa
Siapa kata kita tidak boleh
Kita ada Allah Maha Kuasa
Kita punya kuasa tenaga
Doa sebagai senjata
Umat islam sentiasa boleh."


P/s - menaip sambil air mata lajuuuu gila turun. Habis basah lah laptop baru I.




Dr.HumairaMahpa

Saturday, February 9, 2013

Wordless. Love.



In the name of Allah, The Most Gracious and The Most Merciful.

Let's pictures talk about it.
:)










Allah is the best planner.
Trust to Him.

psssst : first time ade labels 'lovestory' nih.


Wallahu'alam.

Dr.HumairaMahpa